Wartabanten.comWartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
      • Kabupaten Tangerang
      • Kota Tangerang
      • Tangerang Selatan
  • Indeks Berita
Search
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Reading: Dugaan Kekerasan dalam Pesantren Terjadi Lagi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Minta Sistem Pengawasan dan Keamanan Diperketat
Sign In
Notification Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
  • Indeks Berita
Search
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Wartabanten.com > Dugaan Kekerasan dalam Pesantren Terjadi Lagi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Minta Sistem Pengawasan dan Keamanan Diperketat
Nasional

Dugaan Kekerasan dalam Pesantren Terjadi Lagi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Minta Sistem Pengawasan dan Keamanan Diperketat

wartabanten
Published: Kamis, 31 Agustus 2023
Share
SHARE

Bangkalan, Wartabanten.com – Dugaan kasus kekerasan di pesantren kembali terjadi. Kali ini di Pondok Pesantren Tarbiyatul Tolabah, Paciran, Lamongan, dimana seorang santri tewas dengan luka lebam di anggota tubuhnya. Berkenaan dengan hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menegaskan bahwa lembaga pendidikan, termasuk pesantren, harus memiliki sistem pengawasan yang ketat terhadap seluruh aktivitas yang dilakukan di pesantren.

“Saya minta pesantren itu mengetatkan kembali sistem pengawasan dan keamanan,” jawab Wapres saat ditanya awak media usai melakukan pertemuan dengan ulama pesantren dan tokoh agama se-Madura di Pondok Pesantren Al Anwar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (31/08/2023).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, saat dahulu dirinya menjadi santri, terdapat petugas-petugas khusus yang fokus menangani tentang keamanan para santri maupun keamanan aktivitas belajar mengajar.

“Dulu zaman saya pesantren, ada pengawas, ada ketua keamanan yang dia mengawasi santrinya itu supaya tidak terjadi konflik, kalau ada konflik sudah bisa di tengahi,” terangnya.

Oleh karena itu, Wapres kembali menegaskan agar fungsi keamanan ini lebih diperketat lagi ke depannya agar kejadian tidak menyenangkan, terutama yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, tidak terulang kembali.

“Saya minta Menteri Agama mengetatkan itu. Jadi pesantren-pesantren harus bisa mengawasi santrinya dengan baik. Menjaga jangan sampai terjadi perkelahian, apalagi sampai meninggal,” tutur Wapres.

Sejalan dengan Wapres, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil E. Dardak menyampaikan, bahwa pihak pemerintah provinsi menangani kasus ini dengan serius.

“Izinkan kami menyampaikan bahwa ini berkaitan dengan lembaga pendidikan. Jadi kita tidak khusus membedakan dikotomi pendidikan berbasis madrasah atau lembaga pendidikan sekolah. Semua permasalahan yang berkaitan dengan lembaga pendidikan harus kita sikapi dengan serius, investigasi yang transparan dan adil kepada semua pihak,” imbuh Emil.

“Jadi kami akan terus menyampaikan perkembangan tersebut dan harus ada langkah tegas untuk kemudian bisa menjaga siswa,” tutupnya.

Disisi lain, terkait usulan menunaikan ibadah haji hanya boleh satu kali seumur hidup, Wapres menilai hal ini perlu dipertimbangkan secara matang dari berbagai aspek. Namun, apabila dilihat dari aspek memotong antrian bagi para jemaah yang belum mendapatkan kesempatan berhaji, Wapres menyatakan hal tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu referensi dalam kajian yang sedang berjalan.

“Saya kira ini memang mesti harus diperdebatkan ya. Dulu itu hanya 5 tahun sekali, kemudian ada 10 tahun sekali. Nah sekarang lebih maju lagi supaya ya pokoknya yang sudah haji tidak boleh berhaji lagi, sehingga yang belum haji ini bisa (haji). Jadi ada penghentian. Nah ini nanti saya kira sesuatu yang harus diperdebatkan. Ide itu saya kira bagus untuk memberikan kesempatan kepada yang belum haji. Yang sudah haji biarlah umroh saja, saya kira itu,” pungkas Wapres.

Selain Wakil Gubernur Jawa Timur, hadir mendampingi Wapres dalam keterangan pers ini Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Anwar, K.H. M. Muchlis Muhsin. (NN/AS, BPMI – Setwapres)

TAGGED:IndonesiaKH Ma'ruf AminMaruf AminNasionalPemerintahanWakil Presiden Ma'ruf AminWakil Presiden RIWapresWapres Ma'ruf Amin
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Berdialog dengan 244 Ulama dan Tokoh Masyarakat se-Madura, Wakil Presiden Ma’ruf Amin minta Pesantren Dijadikan Benteng
Next Article Isu Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Ungkap Komitmen Pemerintah Melalui Jalur Non-Yudisial
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terbaru

Tinjau Progres Tol Prosiwangi, Wapres Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Nasional
Dialog dengan Nelayan Muncar, Wapres Dorong Penguatan Tata Kelola dan Produktivitas Sektor Perikanan
Nasional
Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Wapres Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Cagar Budaya
Nasional
Dari Kampus untuk Indonesia: Wapres Apresiasi Mobil Listrik Karya Mahasiswa Unissula
Nasional
Doktor Ilmu Hukum, “Kuncen” Perseroda PITS: Dr. Sugeng Santoso, Penjaga Ingatan Panjang Perusahaan
Tangerang Selatan
Wapres Sambut Aspirasi Hikmahbudhi, Dorong Peran Aktif Generasi Muda dalam Pembangunan
Nasional
IPW Sebut Penggeledahan Kortastipidkor Polri Bisa Membuka Dugaan Korupsi Rp5 Triliun
Hukum
Di Balik Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Tumbuh dari Fondasi Berbeda
Tangerang Selatan
Wapres Dorong JCI Indonesia Cetak Pemimpin Muda yang Siap Bersaing di Tingkat Dunia
Nasional
Kemenag: PSGA Harus Berdampak Nyata sebagai Rujukan Gender dan Anak serta Pelindung Kampus dari Kekerasan
Nasional

Rekomendasi

Nasional

Presiden Jokowi Sambut Baik Pertemuan Pertama dengan PM Trovoada

wartabanten
wartabanten
Rabu, 11 Oktober 2023

Saat Para Pemimpin ASEAN Jatuh Cinta dengan Keindahan Labuan Bajo

wartabanten
wartabanten
Rabu, 10 Mei 2023
Tangerang Selatan

Hadiri Olahraga Bareng Warga, Airin Dikejutkan Dengan Kado Ultah

wartabanten
wartabanten
Sabtu, 2 September 2023
Nasional

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Wapres Kirim Salam untuk Masyarakat di Masjid Cut Meutia Jakarta

wartabanten
wartabanten
Selasa, 17 Maret 2026
Nasional

Wakil Presiden Ma’ruf Amin Minta Pelaku Industri Penuhi Pasokan Kebutuhan Baja Nasional, Tidak Impor

wartabanten
wartabanten
Jumat, 29 September 2023
Nasional

Presiden Jokowi Gelar Sidang Kabinet Paripurna Perdana di Ibu Kota Nusantara

wartabanten
wartabanten
Senin, 12 Agustus 2024
Nasional

Hari Kedua di Sultra, Presiden Jokowi akan Tinjau RSUD hingga Resmikan IJD

wartabanten
wartabanten
Senin, 13 Mei 2024
Nasional

Presiden Jokowi Sambut Kunjungan Kenegaraan Kaisar Jepang Naruhito di Istana Bogor

wartabanten
wartabanten
Senin, 19 Juni 2023
Nasional

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Bertemu Raja Malaysia di Istana Negara Kuala Lumpur

wartabanten
wartabanten
Kamis, 8 Juni 2023
Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kode Etik
  • Contact
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?