Wartabanten.comWartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
      • Kabupaten Tangerang
      • Kota Tangerang
      • Tangerang Selatan
  • Indeks Berita
Search
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Reading: Terima Tim Penulis Buku “Sang Pemersatu”, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Berbagi Pengalaman Pribadinya di Dunia Politik
Sign In
Notification Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
  • Indeks Berita
Search
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Wartabanten.com > Terima Tim Penulis Buku “Sang Pemersatu”, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Berbagi Pengalaman Pribadinya di Dunia Politik
Nasional

Terima Tim Penulis Buku “Sang Pemersatu”, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Berbagi Pengalaman Pribadinya di Dunia Politik

wartabanten
Published: Selasa, 15 Oktober 2024
Share
SHARE

Jakarta, Wartabanten.com – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menerima audiensi dari tim penulis buku “Sang Pemersatu” yang bertujuan mendokumentasikan perjalanan hidup H. Nuddin Lubis, seorang politisi dan ulama terkemuka asal Mandailing Natal, Sumatra Utara, dengan peran-peran strategisnya dalam perkembangan politik Indonesia, khususnya dalam Partai Nahdlatul Ulama (NU) dan kemudian Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dalam silaturahmi ini, tim penulis yang terdiri atas Fadlansyah Lubis, Arif Giyanto, dan Budi Gunawan Sutomo memaparkan perkembangan riset mereka yang telah berlangsung selama hampir setahun. Mereka menggali informasi melalui wawancara langsung dan kunjungan ke lokasi-lokasi penting, termasuk di Mandailing Natal dan Sumatra Utara. Riset ini difokuskan pada sosok-sosok yang terlibat dalam Partai NU dan PPP, di mana H. Nuddin Lubis berkecimpung di dalamnya hingga menjadi Anggota dan Wakil Ketua DPR/MPR selama bertahun-tahun.

“Narasumbernya pelan-pelan kita cari, kemudian kita gali. Jadi, cerita almarhum mulai dari kecil, kemudian aktivitas beliau di Mandailing Natal sendiri sampai di Sumatra Utara, terus masuk ke Jakarta ini,” papar Fadlansyah yang merupakan putra bungsu H. Nuddin Lubis yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Kabinet.

Tim penulis meyakini, sosok Wapres K.H. Ma’ruf Amin dapat dijadikan narasumber potensial mengingat kiprah panjangnya di NU. Adapun wawancara dapat dilaksanakan setelah 20 Oktober mendatang, dengan menyesuaikan waktu luang yang ada.

“Insyaallah setelah tanggal 20 ini, mudah-mudahan Pak Wapres berkenan meluangkan waktu, jadi kami bisa wawancara. Beberapa tokoh sudah kita sambangi juga, beberapa kawan-kawan almarhum. Tapi kemarin, agak terlambat almarhum Wapres sebelumnya, Pak Hamzah Haz,” tambah Fadlansyah.

Wapres pun menyambut baik keinginan tim penulis dan bersedia memberikan informasi pendukung yang diketahuinya. Meskipun mengikuti kiprah H. Nuddin Lubis, termasuk Resolusi Lubis yang menjadi salah satu tonggak penting bagi pergeseran kepemimpinan dari Soekarno ke Soeharto, Wapres mengemukakan bahwa sebenarnya ia tidak banyak memiliki referensi untuk dibagikan, mengingat keduanya terpaut usia yang sangat jauh.

Lebih jauh, Wapres menceritakan, mereka pernah berada dalam forum yang sama ketika Sidang Dewan Partai NU di Bogor, tetapi posisinya sebagai junior yang baru berusia sekitar 29 tahun tidak memungkinkan Wapres berinteraksi secara intens dengan sosok H. Nuddin Lubis.

“Saya pernah bareng-bareng beliau, saya menjadi utusannya DKI, Sidang Dewan Partai di Bogor. Pak Nuddin wakil dari Sumatra Utara, kemudian Pak Imam Sofwan mewakili Jawa Tengah, kemudian Kiai Abdullah Shiddiq mewakili Jawa Timur, dan saya dianggap ‘ibnu’ karena waktu itu saya masih muda sekali,” ucapnya.

Wapres berkisah, sejarah panjangnya di dunia politik dimulai sejak usia 20-an tahun ketika ia terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Utusan Golongan Islam sewaktu NU masih aktif sebagai organisasi partai politik.

Wapres menyebut, dirinya keluar dari perpolitikan sekitar 2004 setelah mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Setelah itu, sambungnya, Wapres berkontribusi di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Belakangan saya ditarik sebagai Wakil Presiden. Sebenarnya tidak dalam posisi politik saya, justru sudah tidak, sudah di Rais ‘Am PBNU merangkap Ketua Umum Majelis Ulama. Ketika posisi ini, justru saya diambil sebagai Wakil Presiden. Dan kemarin, saya ditunjuk lagi jadi Dewan Syuro PKB lagi. Setelah 26 tahun, kembali ke politik lagi. Jadi, keluar masuk,” imbuhnya.

Dengan pengalaman panjang tersebut, Wapres tentu bisa melihat perubahan besar dinamika politik dari masa ke masa. Menurutnya, kampanye zaman dulu itu bentuk dukungan sepenuhnya dari masyarakat, tetapi kampanye sekarang lebih berupa mobilisasi massa.

“Mereka itu bukan dikerahkan, dibiayai, diongkosi. Tidak! Mereka sendiri jalan sendiri, ongkos sendiri, apa sendiri. Jadi, mereka itu mendukung sepenuh hati, bukan mobilisasi,” kenang Wapres.

Selanjutnya, ia menyoroti kondisi partai-partai politik Islam saat ini yang dipandang Wapres kehilangan sentralitas kiai sehingga apa yang diamanatkan oleh pimpinan di tingkat pusat belum tentu diikuti oleh lingkup di bawahnya.

“Nah, ini harus dikembalikan, sentralitas kiai,” tegasnya.

Selain itu, sebut Wapres, partai politik Islam pada zaman sekarang juga kehilangan connectivity atau ketersambungan antarkiai.

“Masing-masing pemimpin di daerah [bergerak] masing-masing sehingga menjadi mudah diprovokasi. Sudah jalan sendiri-sendiri, tidak menjadi satu ikatan,” katanya.

Oleh karena itu, melalui perannya sebagai Ketua Dewan Syuro PKB, Wapres ingin mendorong kembali hal-hal yang hilang tersebut sehingga partai Islam kembali kuat.

Mendampingi Wapres dalam pertemuan ini, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, Staf Khusus Wapres Masykuri Abdillah dan Robikin Emhas, dan Asisten Staf Khusus Wapres Siti Hannah. (RR/RJP, BPMI – Setwapres)

TAGGED:IndonesiaKH Ma'ruf AminMaruf AminNasionalPemerintahanWakil Presiden Ma'ruf AminWakil Presiden RIWapresWapres Ma'ruf Amin
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Wakil Presiden Ma’ruf Amin Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana dari TNI AL
Next Article Presiden Jokowi Apresiasi AMANAH Youth Creative Hub: Sangat Kreatif dan Inovatif
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terbaru

Tinjau Progres Tol Prosiwangi, Wapres Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Nasional
Dialog dengan Nelayan Muncar, Wapres Dorong Penguatan Tata Kelola dan Produktivitas Sektor Perikanan
Nasional
Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Wapres Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Cagar Budaya
Nasional
Dari Kampus untuk Indonesia: Wapres Apresiasi Mobil Listrik Karya Mahasiswa Unissula
Nasional
Doktor Ilmu Hukum, “Kuncen” Perseroda PITS: Dr. Sugeng Santoso, Penjaga Ingatan Panjang Perusahaan
Tangerang Selatan
Wapres Sambut Aspirasi Hikmahbudhi, Dorong Peran Aktif Generasi Muda dalam Pembangunan
Nasional
IPW Sebut Penggeledahan Kortastipidkor Polri Bisa Membuka Dugaan Korupsi Rp5 Triliun
Hukum
Di Balik Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Tumbuh dari Fondasi Berbeda
Tangerang Selatan
Wapres Dorong JCI Indonesia Cetak Pemimpin Muda yang Siap Bersaing di Tingkat Dunia
Nasional
Kemenag: PSGA Harus Berdampak Nyata sebagai Rujukan Gender dan Anak serta Pelindung Kampus dari Kekerasan
Nasional

Rekomendasi

Nasional

Pagi di Mataram, Presiden Jokowi Gowes Sepeda Bambu

wartabanten
wartabanten
Rabu, 1 Mei 2024
Nasional

Temui Pengungsi di Gayo Lues, Wapres Serap Aspirasi dan Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi

wartabanten
wartabanten
Rabu, 17 Desember 2025
Banten

Airin Rachmi Diany Tekankan Pentingnya Kebersamaan untuk Memajukan Banten

Warta Banten
Warta Banten
Selasa, 14 Mei 2024

PLN Kirim Ratusan Pegawai Tugas Belajar ke Luar Negeri, Perkuat Kapasitas SDM

wartabanten
wartabanten
Selasa, 11 Juli 2023
Nasional

Bertolak ke Sumbar, Presiden dan Ibu Iriana akan Tinjau Lokasi Banjir Bandang dan Serahkan Bantuan

wartabanten
wartabanten
Senin, 20 Mei 2024
Nasional

Saat Warga Lombok Bersua Presiden Jokowi di Epicentrum Mall

wartabanten
wartabanten
Rabu, 1 Mei 2024
Nasional

Buka Festival Legu Tara No Ate, Wapres Tegaskan Pembangunan Harus Indonesia Sentris

wartabanten
wartabanten
Kamis, 16 Oktober 2025
Nasional

Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Tekankan Pentingnya Regulasi dan Komitmen Global

wartabanten
wartabanten
Kamis, 5 September 2024
Nasional

Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Mozambik Gunakan Keragaman Budaya untuk Perkuat Kerja Sama

wartabanten
wartabanten
Rabu, 23 Agustus 2023
Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kode Etik
  • Contact
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?