Wartabanten.comWartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
      • Kabupaten Tangerang
      • Kota Tangerang
      • Tangerang Selatan
  • Indeks Berita
Search
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Reading: Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”
Sign In
Notification Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
  • Indeks Berita
Search
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Wartabanten.com > Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”
Tangerang Selatan

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Warta Banten
Published: Selasa, 1 September 2026
Share
SHARE

Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan Tahun 2026 resmi menetapkan tiga karya terbaik. Desainer asal Bandung, Gilang Muhammad Iqbal, berhasil meraih juara pertama melalui desain batik bertajuk “Ming Galih Gaya” yang mengangkat konsep akulturasi tiga budaya yakni Betawi, Sunda dan Tionghoa.

Selain Gilang, juara kedua diraih Nuraeni Hasanah asal Bandung, sedangkan juara ketiga diraih Jauza Alya Wada asal Cianjur.

Pengumuman pemenang dilakukan dalam rangkaian Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan Tahun 2026 di Serpong, Senin (31/8/2026).

Dewan Juri Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan Tahun 2026, Musa Widyatmojo, mengatakan penilaian dilakukan melalui sejumlah tahapan dan pertimbangan yang ketat.

Peserta yang masuk tahap akhir dinilai berdasarkan berbagai aspek, mulai dari konsep dan filosofi, kreativitas dan inovasi desain, hingga kesesuaian karya dengan identitas dan karakter Kota Tangerang Selatan.

“Dewan juri telah melakukan penilaian secara objektif, profesional, independen, dan penuh tanggung jawab,” ujar Musa.

Menurutnya, seluruh finalis yang berhasil mencapai tahap akhir merupakan peserta dengan karya-karya terbaik. Setiap desain memiliki keunikan, kekuatan visual, serta filosofi masing-masing.

Namun, dewan juri akhirnya harus menetapkan tiga karya sebagai pemenang Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan Tahun 2026.

Musa berharap karya yang terpilih tidak hanya berhenti sebagai sebuah desain, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari identitas budaya dan kebanggaan masyarakat Kota Tangerang Selatan.

“Semoga karya yang terpilih dapat terus dikembangkan, diperkenalkan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi salah satu warisan kreatif yang membanggakan bagi Kota Tangerang Selatan,” kata dia.

Sementara itu, Gilang Muhammad Iqbal mengaku tidak menyangka dapat meraih juara pertama dalam sayembara tersebut.

Meski demikian, ia mengaku memiliki keyakinan terhadap konsep dan desain yang dibuatnya karena seluruh unsur dalam karyanya berupaya menggambarkan identitas Tangerang Selatan.

“Saya tidak mengira sama sekali, tapi saya percaya dengan desain yang saya buat. Saya curahkan semuanya tentang Tangerang Selatan dalam desain saya. Alhamdulillah diapresiasi sebagai juara satu,” ujar Gilang.

Dalam karyanya, Gilang mengangkat konsep akulturasi budaya yang berkembang di wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan. Ia memadukan unsur Betawi, Sunda, dan Tionghoa karena ketiga budaya tersebut memiliki pengaruh dalam perjalanan dan perkembangan masyarakat di wilayah Tangerang.

“Saya mengangkat akulturasi tiga budaya, yaitu Betawi, Sunda, dan Tionghoa. Dari kekuatan tiga budaya yang berakulturasi inilah saya mencoba mengangkatnya ke dalam desain,” kata dia.

Gilang memberi nama desain batiknya “Ming Galih Gaya”. Nama tersebut diambil dari tiga bahasa yang merepresentasikan tiga unsur budaya dalam karyanya.

“Ming dari Mandarin Klasik, Galih dari bahasa Sunda halus, dan Gaya dari bahasa Betawi. Ketiganya juga merepresentasikan motto Kota Tangerang Selatan, yaitu Cerdas, Modern, dan Religius,” jelasnya.

Ke depan, Gilang berharap dapat terus berkarya dan menghadirkan berbagai gagasan baru. Ia juga membuka peluang untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam pengembangan karya kreatif dan budaya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan atas penyelenggaraan Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan karena telah memberdayai karya saya menjadi juara satu. Saya berharap karya ini bisa berkenan, bermanfaat, dan menjadi salah satu identitas Kota Tangerang Selatan,” ucapnya.

TAGGED:Kota Tangerang SelatanKota TangselSouth TangerangTangerangTangerang RayaTangerang SelatanTangsel
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pilar Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global
Next Article Benyamin: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terbaru

Silaturahmi dengan Para Kiai PP Dalwa Pasuruan, Wapres Mohon Doa untuk Kebaikan Bangsa
Nasional
Perkuat Kemandirian Santri di Era Digital, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Robotik di Pasuruan
Nasional
Terima Audiensi Komunitas Aku Menari, Wapres Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas
Nasional
Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Tangerang Selatan
Hadiri Wisuda Institut Pariwisata Trisakti, Wapres Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia 
Nasional
Ibu Selvi Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya melalui Perlindungan Kekayaan Intelektual
Nasional
Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa
Nasional
Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku
Nasional
Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman
Nasional
Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda
Nasional

Rekomendasi

Tangerang Selatan

Pilar Harap Hadirnya Masata Bisa Menggairahkan Wisata di Kota Tangsel

wartabanten
wartabanten
Senin, 28 Agustus 2023
Kabupaten TangerangTangerang

Pj Bupati Tangerang Harap Topi Bambu Tembus UNESCO Creative Cities Network

Warta Banten
Warta Banten
Senin, 8 Juli 2024
Tangerang Selatan

Pjs Wali Kota Tangsel Tabrani Fokuskan 5 Prioritas, Salah Satunya Netralitas ASN di Pilkada 2024

Warta Banten
Warta Banten
Rabu, 25 September 2024
Tangerang Selatan

Upaya Lindungi Siswa, Pendidik dan Tenaga Pendidik dari Kekerasan, Pemkot Tangsel Perkuat Satgas TPPK

Warta Banten
Warta Banten
Jumat, 27 September 2024
Tangerang Selatan

Jawab Soal Sejumlah Lansia Tak Miliki KIS-BPJS, Kadinkes Kota Tangsel: Kita Cek Ternyata Punya dan Aktif

Warta Banten
Warta Banten
Sabtu, 10 Agustus 2024
Kabupaten TangerangTangerang

Kabupaten Tangerang Juara Umum MTQ XXI Banten 2024

Warta Banten
Warta Banten
Minggu, 28 Juli 2024
Tangerang Selatan

Pemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H

Warta Banten
Warta Banten
Selasa, 17 Maret 2026
Tangerang Selatan

Pemkot Tangsel Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

Warta Banten
Warta Banten
Jumat, 21 November 2025
Banten

Dukungan kepada Airin Rachmi Diany Jadi Anggota DP RI Terus Mengalir

Warta Banten
Warta Banten
Sabtu, 2 Desember 2023
Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kode Etik
  • Contact
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?