Wartabanten.comWartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
      • Kabupaten Tangerang
      • Kota Tangerang
      • Tangerang Selatan
  • Indeks Berita
Search
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Reading: Berdialog dengan 244 Ulama dan Tokoh Masyarakat se-Madura, Wakil Presiden Ma’ruf Amin minta Pesantren Dijadikan Benteng
Sign In
Notification Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
  • Indeks Berita
Search
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Wartabanten.com > Berdialog dengan 244 Ulama dan Tokoh Masyarakat se-Madura, Wakil Presiden Ma’ruf Amin minta Pesantren Dijadikan Benteng
Nasional

Berdialog dengan 244 Ulama dan Tokoh Masyarakat se-Madura, Wakil Presiden Ma’ruf Amin minta Pesantren Dijadikan Benteng

wartabanten
Published: Kamis, 31 Agustus 2023
Share
SHARE

Bangkalan, Wartabanten.com – Selain memberikan kemudahan, teknologi juga memberikan dampak buruk jika tidak dikontrol dengan baik. Sehingga, berbagai paham yang mengabaikan agama dapat dengan mudah masuk dan mempengaruhi masyarakat tanpa batas ruang dan waktu, seperti melalui media sosial, buku-buku dan diskusi. Untuk itu, sebagai lembaga pendidikan, pesantren diharapkan mainkan peran untuk menghadapi tantangan tersebut.

“Sehingga jangan sampai ini menjadi sesuatu yang kemudian mempengaruhi masyarakat. Di sinilah peran pesantren sebagai benteng yang kuat,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika berdialog dengan 244 ulama dan tokoh masyarakat se-Madura di Pesantren Al-Anwar, Baton, Kec. Modung, Kab. Bangkalan, Jawa Timur (Jatim), Kamis (31/08/2023).

Menurut Wapres, upaya-upaya tersebut memang dilakukan untuk melemahkan logika keimanan (mantiq imaniyyah) dengan logika keduniaan.

Lebih lanjut Wapres mengungkapkan, kalau dulu yang dihadapi adalah datangnya agama baru yang dibawa penjajah, dan berhasil dihadang, karena kontribusi pesantren yang mampu mempertahankan agama mayoritas.

“Sekarang ini ada upaya-upaya untuk menghilangkan agama, melemahkan agama,” sambungnya.

Untuk itu Wapres mengingatkan, dalam meningkatkan kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) santri, harus dibarengi dengan peningkatan iman dan taqwa (imtaq).

“Dan betul sekali itu yang didorong hanya soal-soal iptek, ilmu pengetahuan dan teknologi. Tetapi imtaqnya ini, iman dan taqwanya ini [tidak diperhatikan]. Ini yg penting sekali [untuk ditingkatkan] dan sekarang memang tantangan kita,” urai Wapres.

Lebih jauh Wapres mengingatkan bahwa dalam agama Islam sendiri masih ada sekelompok orang yang menyebarkan paham-paham yang menolak ikhtilaf (perbedaan pendapat ulama) dan melakukan inhiraf (penyimpangan). Padahal hakikatnya ikhtilaf dapat ditoleransi, sedangkan inhiraf tidak.

“Padahal ikhtilaf itu ditolelir. Kemudian ada juga yang sebenarnya inhiraf menyimpang tapi dianggap ikhtilaf. Padahal itu menyimpang tapi dimasukkan ke wilayah-wilayah ikhtilaf,” ungkap Wapres.

“Jadi kita ini mempromosikan mana yang ikhtilaf itu harus ditoleransi, dan mana yang inhiraf itu harus diamputasi, dipotong. Di sini nanti harus ada kejelian,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Wapres juga menyampaikan apresiasi terhadap peran ulama dalam menciptakan kedamaian di tengah masyarakat.

“Pemerintah ingin menyampaikan terima kasih atas partisipasi ulama karena selama ini menjaga ketenangan dan kedamaian masyarakat, ini peran ulama,” tutur Wapres.

“Tentunya pembangunan Nasional berjalan dengan baik, sehingga ekonomi kita bagus, Covid-19 sudah bisa diatasi. Ini semua tentu [ada] peran ulama dan juga tentu doa-doa yang disampaikan ulama,” tambahnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, juga dibahas isu-isu lain, seperti implementasi undang-undang tentang pesantren, khususnya kesetaraan dalam mendapatkan dana pendidikan seperti lembaga pendidikan umum lainnya; kemudahan proses perguruan tinggi swasta menjadi negeri; menjaga marwah ulama untuk tetap mendapatkan kepercayaan masyarakat; serta perlunya masyarakat Madura meningkatkan jiwa wirasuha mereka dengan meningkatkan iptek dan mengembangkan inovasi.

Dalam dialog tersebut, hadir mendampingi Wapres Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, sementara Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Anwar K.H. M. Muchlis Muhsin bertindak sebagai moderator.(SK-BPMI, Setwapres)

TAGGED:IndonesiaKH Ma'ruf AminMaruf AminNasionalPemerintahanWakil Presiden Ma'ruf AminWakil Presiden RIWapresWapres Ma'ruf Amin
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pilar Sambut Kedatangan Anak-anak TK Insan Cendekia Madani di Puspemkot Kota Tangsel
Next Article Dugaan Kekerasan dalam Pesantren Terjadi Lagi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Minta Sistem Pengawasan dan Keamanan Diperketat
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terbaru

Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli Cerminkan Toleransi, QUTB GLOBAL Beri Apresiasi
Nasional
Serap Aspirasi Jemaat GKPMI, Wapres Dukung Transformasi Pelayanan Agar Berdampak Lebih Luas
Nasional
Benyamin Uji Coba Tanam Padi Apung di Tandon Ciater
Tangerang Selatan
Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan TPPO bagi Calon Pekerja Migran
Tangerang Selatan
Pilar Dorong Siswa Aktif Peduli Lingkungan
Tangerang Selatan
Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap
Nasional
Jaga Lingkungan dan Ciptakan Nilai Ekonomi, Wapres Apresiasi Peran Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah
Nasional
Tinjau Pengembangan SAF di Cilacap, Wapres Dorong Inovasi Energi Ramah Lingkungan dan Pemberdayaan Perempuan
Nasional
Program Bedah Rumah di Kota Tangerang Capai 875 Unit, Target 1.000 Rumah pada 2026
Kota Tangerang
Kekeringan Masih Melanda Sebagian Wilayah, Pemkot Tangerang Siaga Suplai Air Bersih 24 Jam
Kota Tangerang

Rekomendasi

Nasional

Wakil Presiden Ma’ruf Amin Hadiri Sidang Terbuka Promosi Gelar Doktor Bahlil Lahadalia

wartabanten
wartabanten
Rabu, 16 Oktober 2024
Nasional

Usai Tinjau Desa Tangkura, Wapres Gibran Besuk Korban Gempa Di RSUD Poso

wartabanten
wartabanten
Jumat, 22 Agustus 2025
Nasional

Duplikat Bendera Merah Putih dan Teks Proklamasi Tiba di Balikpapan, Kirab Berlanjut ke IKN

wartabanten
wartabanten
Sabtu, 10 Agustus 2024
Nasional

Presiden Jokowi Instruksikan Realisasi Anggaran Tahun 2023 Minimal 95 Persen

wartabanten
wartabanten
Senin, 11 Desember 2023
Nasional

Wakil Presiden Ma’ruf Amin Tekankan Literasi dan Pangsa Pasar Kunci Majukan Ekonomi Syariah

wartabanten
wartabanten
Minggu, 1 Oktober 2023
Nasional

Buka Rakernas Apeksi XVII, Presiden Tekankan Pentingnya Persiapan Menuju Kota Masa Depan

wartabanten
wartabanten
Selasa, 4 Juni 2024

Presiden Tegaskan Upaya Pemerintah Turunkan Tingkat Stunting di Tanah Air

wartabanten
wartabanten
Jumat, 21 Juli 2023
Nasional

Wujudkan Ketahanan Pangan Indonesia, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Akan Resmikan Kawasan Pangan Nusantara di Provinsi Sulawesi Tengah

wartabanten
wartabanten
Selasa, 3 Oktober 2023
Nasional

Kirab Budaya Awali Kemeriahan Peringatan HUT Ke-78 RI

wartabanten
wartabanten
Kamis, 17 Agustus 2023
Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kode Etik
  • Contact
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?