Wartabanten.comWartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
      • Kabupaten Tangerang
      • Kota Tangerang
      • Tangerang Selatan
  • Indeks Berita
Search
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Reading: Meneladan Syekh Nawawi Al-Bantani, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Tekankan Tentang Hidup Proporsional
Sign In
Notification Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
  • Indeks Berita
Search
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Wartabanten.com > Meneladan Syekh Nawawi Al-Bantani, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Tekankan Tentang Hidup Proporsional
Nasional

Meneladan Syekh Nawawi Al-Bantani, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Tekankan Tentang Hidup Proporsional

wartabanten
Published: Jumat, 19 Mei 2023
Share
SHARE

Serang, Wartabanten.com – Haul Syekh Nawawi Al-Bantani ke-130 diperingati di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara Banten, Jumat malam (19/05/2023). Syekh Nawawi Al-Bantani merupakan tokoh ulama yang berjasa pada penyebaran agama Islam di tanah air. Pada peringatan haul tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin menggarisbawahi pandangan-pandangan Syekh Nawawi Al-Bantani dalam berbagai persoalan kehidupan, utamanya untuk menjadi pedoman masyarakat agar hidup secara proporsional berada di bawah naungan Sang Pencipta.

Syekh Nawawi dikenal melalui salah satu pandangannya tentang bolehnya umat Islam mencari dunianya (rizkinya) bahkan sebanyak-banyaknya, selama tidak melalaikan kewajiban-kewajibannya kepada Allah SWT.

“Orang yang cinta dunia dalam arti proporsional, wajar saja, tidak berlebihan, dengan tetap menjaga kewajiban-kewajibannya pada Allah, itu bagian daripada watak manusia (manusiawi),” ungkap Wapres.

Bahkan dalam konteks mencari rezeki tersebut, jika kita melakukannya sesuai dengan ketentuan syariah dan tidak melalaikan kewajiban, maka termasuk dalam kategori berjuang di jalan Allah.

“Kalau kita mencari rezeki yang halal, tetap menjaga hal-hal yang menjadi kewajiban kita, itu adalah jihadul akbar,” ujarnya.

Adapun terkait hadis yang menyebutkan bahwa “siapa mencintai dunianya maka membahayakan akhiratnya”, Syekh Nawawi pun menerangkan bahwa hadis tersebut merujuk pada orang yang mencari dunia dengan mengerjakan hal-hal yang dilarang agama sehingga ia kehilangan akhiratnya.

“Jadi, Beliau (Syekh Nawawi) mengatakan bahwa yang tidak boleh itu kalau kita mencari rizki tidak sesuai syariah. Karena kalau tidak sesuai syariah itu berarti tidak ada [tidak bernilai],” papar Wapres.

Menurut Wapres, khususnya dalam menjemput rezeki, seseorang diminta untuk mampu berusaha terhadap pekerjaannya dan tidak lalai dalam menjalankannya. Sebab, apabila lalai dalam menjalankannya, hal tersebut menunjukkan mata hati yang sudah hilang.

“Usaha kamu terhadap sesuatu yang sudah dijamin oleh Allah [rezeki], dan kamu lalai terhadap apa yang diminta oleh Allah [amal], itu menunjukkan hilangnya mata hati daripada kamu,” jelas Wapres.

Wapres juga menyebutkan bahwa seseorang yang terlalu mencintai sikap yang terlalu berpihak pada hal-hal duniawi yang merugikan merupakan biang daripada berbagai kesalahan.

“Cinta dunia yang membawa kepada melanggar, yaitu perintah-perintah Allah, menyia-nyiakan perintah Allah, dan mengerjakan apa yang dilarang oleh Allah. Kewajiban yang banyak diabaikan, itu yang menyebabkan hilang akhiratnya, yang menyebabkan sumber daripada kesalahan,” tegasnya.

Lebih jauh pada kesempatan ini, Wapres menuturkan tentang keluasan cara berpikir Syekh Nawawi dalam menafsiri ayat khudzu hidrakum (bersiap siagalah kamu) tidak hanya dalam konteks menjaga diri dari musuh dalam perang, tetapi juga dari semua bahaya yang diduga akan datang, seperti wabah penyakit.

“Semua bahaya yang akan datang kita harus antisipasi. Dari cara berpikir ini maka berobat itu dan menjaga diri dari wabah penyakit itu wajib. Artinya, menjaga diri dari wabah penyakit, termasuk wabah Covid-19 melalui protokol kesehatan, vaksinasi, itu berarti wajib kata Syekh Nawawi Al-Bantani,” terang Wapres.

Mengakhiri sambutannya, Wapres menekankan pentingnya untuk memberikan perhatian penuh kepada kewajiban manusia dalam berkehidupan, seperti menjaga harta, mendidik anak, dan menjalani pekerjaan dengan sepenuh hati dan tidak lalai.

“Jangan sampai melalaikan kewajiban kita, harta kita, anak kita, kerjaan kita,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Syekh Nawawi Al-Bantani lahir di Kampung Tanara, Desa Tanara, sebuah desa kecil di Kecamatan Tirtayasa (sekarang Kecamatan Tanara), Kabupaten Serang, Banten pada tahun 1230 Hijriyah atau 1815 Masehi, dengan nama Muhammad Nawawi bin Umar bin Arabi Al-Bantani.

Sebagai seorang ulama dan intelektual bertaraf internasional, Syekh Nawawi yang juga imam Masjidil Haram tersebut, sangat produktif dalam menulis kitab yang meliputi bidang ilmu fiqih, tauhid, tasawuf, tafsir, dan hadis. Salah satu karya Syekh Nawawi yang paling terkenal adalah Kitab Tafsir Marah Labid sebagai satu-satunya Kitab tafsir berbahasa Arab yang ditulis oleh orang Indonesia.

Hingga kini Syekh Nawawi disebut sebagai guru dari para guru ulama nusantara yang telah melahirkan para ulama besar, seperti K.H. Kholil Bangkalan, K.H. Asnawi Kudus, K.H. Tubagus Bakri, dan K.H. Arsyad Thawil Banten, K.H. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah), K.H. Hasyim Asy’ari (pendiri Nahdlatul Ulama), serta Sulaiman Ar-Rasuli (Pendiri Persatuan Tarbiyah Islamiyah).

Hadir pada kesempatan Haul tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Pj. Gubernur Banten Al Muktabar.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Velix Wanggai, Deputi Bidang Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati; Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, Robikin Emhas, Zumrotul Mukaffa, dan Arif Rahmansyah Marbun; serta Tim Ahli Wapres Farhat Brachma dan Iggi Haruman Achsien. (DAS/RJP – BPMI Setwapres)

TAGGED:IndonesiaKH Ma'ruf AminMaruf AminNasionalPemerintahanWakil Presiden Ma'ruf AminWakil Presiden RIWapresWapres Ma'ruf Amin
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Hadiri Haulnya Ke-130, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Sebut Syekh Nawawi Al-Bantani sebagai Ulama Generalis Multiilmu
Next Article Selain Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menkopolhukam, Menpora, Hingga Gubernur Jatim Hadiri Haul Ke-130 Syekh Nawawi Al-Bantani
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terbaru

Bupati Tangerang: IKA PMII Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Kabupaten Tangerang Tangerang
Satpol PP Kabupaten Tangerang Tertibkan 81 Lapak dan Kios di Eks TPPS Pasar Cisoka
Kabupaten Tangerang Tangerang
Bupati Tangerang Ajak Masyarakar Jaga Kerukunan dan Keharmonisan
Kabupaten Tangerang Tangerang
Bupati Tangerang Jumling Di Masjid Jami Al Hidayah Kronjo
Kabupaten Tangerang Tangerang
Maesyal Rasyid Pimpin Aksi Bersih-Bersih Massal untuk Wujudkan Indonesia ASRI
Kabupaten Tangerang Tangerang
Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan
Nasional
Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah
Nasional
Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu
Nasional
Di Tengah Perjalanan Menuju Bendungan, Wapres Singgah ke SDN 07 Bulango yang Pernah Terbakar
Nasional
Cegah Kekerasan Sejak Dini, DP3AP2KB Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangerang Selatan

Rekomendasi

Nasional

Kunjungi Pasar Danga, Presiden Cek Harga Hingga Beli Mangga dan Tempe

wartabanten
wartabanten
Selasa, 5 Desember 2023
Nasional

Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Filipina Sepakat Perkuat Kerja Sama Sejumlah Bidang

wartabanten
wartabanten
Rabu, 10 Januari 2024
Nasional

Hadiri Green Impact Festival 2025, Wapres Tegaskan Pemerintah Kedepankan Aspek Lingkungan, Sosial, Dan Keberlanjutan Dalam Pembangunan

wartabanten
wartabanten
Kamis, 24 Juli 2025
Nasional

Bertemu PM Støre, Presiden Jokowi Bahas Kerja Sama Lingkungan Hidup hingga Situasi di Gaza

wartabanten
wartabanten
Jumat, 1 Desember 2023
Nasional

Bertemu Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Dubes Arab Saudi ungkap Bahas Kerja Sama strategis Antarkedua Negara

wartabanten
wartabanten
Minggu, 10 September 2023
Nasional

Pengalaman Para Duta Besar Coba MRT pada Perayaan Hari ASEAN

wartabanten
wartabanten
Selasa, 8 Agustus 2023
Nasional

JMM Sebut Pansus Haji Tidak Cerminkan Kepentingan Umat

Warta Banten
Warta Banten
Jumat, 9 Agustus 2024
Banten

Paguyuban Sunda Muda: Airin Rachmi Diany Mojang Berprestasi, Sosok Tepat untuk Memimpin Banten

Warta Banten
Warta Banten
Kamis, 5 September 2024
Bisnis

GBK Terang Benderang, PLN Sukses Layani Laga Timnas Vs Argentina Tanpa Kedip

wartabanten
wartabanten
Selasa, 20 Juni 2023
Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kode Etik
  • Contact
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?