Wartabanten.comWartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
      • Kabupaten Tangerang
      • Kota Tangerang
      • Tangerang Selatan
  • Indeks Berita
Search
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Reading: Wakil Presiden Ma’ruf Amin: PKB Gerakan Politik Kiai, Bukan Kiai Politik
Sign In
Notification Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
  • Indeks Berita
Search
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Wartabanten.com > Wakil Presiden Ma’ruf Amin: PKB Gerakan Politik Kiai, Bukan Kiai Politik
Nasional

Wakil Presiden Ma’ruf Amin: PKB Gerakan Politik Kiai, Bukan Kiai Politik

wartabanten
Published: Sabtu, 24 Agustus 2024
Share
SHARE

Badung, Wartabanten.com – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menuturkan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada mulanya didirikan oleh para ulama untuk menampung aspirasi warga Nahdlatul Ulama (NU) atau Nahdliyin dalam bidang politik. Oleh sebab itu, gerakan politik PKB adalah gerakan politik kiai, namun bukan kiai politik.

“PKB memang didirikan oleh para ulama. Karena itu, PKB dikatakan sebagai harakah siyasiyah kiyaiyah, gerakan politik kiai, bukan kiai politik, tapi politik kiai,” tegas Wapres saat membuka Muktamar Ke-6 PKB di Bali Nusa Dua Convention Center, Kuta Selatan, Badung, Provinsi Bali, Sabtu Malam (24/08/2024).

Lebih lanjut, Wapres menerangkan perbedaan antara “politik kiai” dan “kiai politik” yang ia maksud. Menurutnya, politik kiai yaitu langkah mengikuti arahan para kiai, sedangkan kiai politik mengikuti langkah para kiai yang berpolitik.

“Apa bedanya? Kalau kiai politik, kiai ikut politik, ke mana saja dia manut saja. Tapi kalau politik kiai, politik ikut kiai. Jadi, PKB itu politiknya ikut kiai, ikut nasihat kiai, ikut petunjuk kiai. Makanya, dinamakan gerakan politik kiai, harakah siyasiyah kiyaiyah,” terangnya.

Namun demikian, tegas Wapres, meskipun gerakan PKB mengikuti petunjuk dan nasihat kiai, bukan berarti hal ini semata-mata untuk kepentingan kiai atau warga Nahdliyin, tetapi untuk kepentingan bangsa dan negara.

“PKB disebutkan sebagai mathiyatun nahdliyyin, kendaraan politiknya orang NU. Tapi kenyataannya, yang mendukung PKB bukan hanya orang NU, tapi seluruh kelompok. Kenapa begitu? Karena, politik PKB adalah politik rahmatan lil ‘alamin, politik untuk semua golongan,” ujarnya.

Lebih jauh, Wapres menerangkan bahwa sesuai dengan namanya, PKB adalah partai yang memiliki visi kebangsaan yang telah dibuktikan dalam berbagai kiprahnya terhadap bangsa dan negara. Adapun gerakan politiknya bertumpu pada upaya melakukan perbaikan, bukan sekadar mencari kekuasaan.

“Gerakan politik PKB itu gerakan politik perbaikan. Harakah siyasiyah ishlahiyah, perbaikan. Perbaikan artinya perbaikan untuk semua pihak, bukan harakah siyasiyah mulgiyah, bukan gerakan politik kekuasaan,” ungkap Wapres.

“Jadi, beda. Umumnya politik kan struggle for power, tapi PKB struggle for ishlah, perbaikan,” imbuhnya.

Sebab, sambung Wapres, urusan kekuasaan merupakan ranah Tuhan, karena hanya Tuhan yang berkuasa memberikan kekuasaan kepada siapa yang Dia kehendaki.

“Bahasa kiainya disebut khathwah rabbaniyah, langkah Tuhan. Qulillāhumma mālikal-mulki tu’til-mulka man tasyā’u wa tanzi‘ul-mulka mim man tasyā’. Engkau yang memberi kekuasaan pada yang Engkau kehendaki dan Engkau mengambil kekuasaan dari yang Engkau kehendaki. Jadi, kekuasaan adalah khathwah rabbaniyah,” jelasnya.

Sedangkan langkah perbaikan (khathwah ishlahiyah) yang menjadi acuan PKB, menurut Wapres, adalah gerakan para nabi. Sebab, PKB mengikuti para ulama, di mana para ulama adalah pewaris nabi.

“Karena PKB adalah gerakan politik kiai, maka langkahnya, khathwah-nya adalah khathwah ishlahiyah, yaitu untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” tegasnya.

Meskipun demikian, Wapres menuturkan bahwa hal tersebut bukan berarti PKB tidak mencari kekuasaan. Menurutnya, PKB harus selalu dalam kekuasaan karena kekuasaan menjadi jalan untuk melakukan perbaikan.

“Tidak berarti PKB tidak mau kekuasaan, bukan. Bahkan, PKB terus ikut dalam kekuasaan sepanjang masa, tapi bukan tujuan, bukan tujuan gerakannya. Kalau kekuasaan itu akan membawa kepada perbaikan, maka PKB harus ikut dalam kekuasaan untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” tuturnya.

Kemudian, Wapres menyampaikan bahwa perbaikan-perbaikan yang dilakukan PKB bukanlah untuk kepentingan warga PKB semata, tetapi untuk seluruh rakyat Indonesia. PKB bergerak bukan untuk golongan tertentu, tetapi untuk bangsa dan negara.

“Tanggung jawab PKB terhadap pembangunan bangsa begitu besar karena namanya kebangkitan bangsa. Oleh karena itu, PKB harus menjadi partai yang solid dan kokoh,” pintanya.

Terakhir, pada kesempatan ini, Wapres berpesan kepada para anggota legislatif dari PKB yang terpilih pada Pemilu 2024 agar bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kemaslahatan masyarakat, bangsa, dan negara.

“Saya juga berharap agar para anggota yang terpilih yang duduk di parlemen, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah, harus bersungguh-sungguh bekerja membawa kemaslahatan umat dan bangsa, dengan tetap memelihara integritas, menjauhi perbuatan-perbuatan koruptif dan tercela,” pungkasnya.

Hadir pada acara ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Hadi Tjahjanto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar beserta jajaran Dewan Pimpinan Pusat, para Ketua Dewan Pimpinan Wilayah, dan para Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB di seluruh Indonesia. Tampak pula, Ketua Umum PBNU Periode 2010-2015 K.H. Said Aqil Siroj.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Plt. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Sapto Harjono W.S., serta Staf Khusus Wapres M. Nasir, Robikin Emhas, Masduki Baidlowi, dan Imam Aziz. (EP-BPMI Setwapres)

TAGGED:IndonesiaKH Ma'ruf AminMaruf AminNasionalPemerintahanWakil Presiden Ma'ruf AminWakil Presiden RIWapresWapres Ma'ruf Amin
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Wakil Presiden Ma’ruf Amin Tegaskan Gerakan Politik PKB adalah Perbaikan Bukan Sekadar Kekuasaan
Next Article Pasangan kandidat dari Koalisi Banten Maju Bersama Dideklarasikan
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terbaru

Bapenda Tangsel Berikan Penjelasan soal SPPT PBB Warga yang Sudah Lunas tetapi Ditagih Lagi
Tangerang Selatan
Sekda Bambang Noertjahjo Tegaskan Pentingnya Penguatan dan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan di Tangsel
Tangerang Selatan
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Resmikan Rumah Pastori GPIB Jurang Mangu
Tangerang Selatan
Terima CEO ISAA, Wapres Dukung Kolaborasi Global Majukan Sepak Bola Nasional
Nasional
IKPP Tangerang Raih PROPER Hijau 2025, Perkuat Komitmen Keberlanjutan
Nasional
Tinjau Gereja Terdampak Gempa di Minahasa, Wapres Minta Perbaikan Segera Dilakukan
Nasional
Perkuat Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Kupang, Wapres Kunjungi Agroeduwisata GMIT Tarus
Nasional
Tinjau SD Inpres Kaniti Pascarenovasi, Wapres Tekankan Kualitas Pembelajaran dan Dukungan bagi Tenaga Pendidik
Nasional
Tinjau NTT Mart, Wapres Dorong Hilirisasi dan Perluasan Pasar Produk Lokal
Nasional
Dari Kupang, Wapres Ajak Masyarakat Rawat Toleransi dan Persatuan
Nasional

Rekomendasi

Cilegon

Airin Rachmi Diany Dinilai Dekat dengan Ulama dan Santri

Warta Banten
Warta Banten
Minggu, 22 Oktober 2023
Nasional

Presiden Jokowi akan Salat Iduladha 1444 H di Istana Yogyakarta Bersama Masyarakat

wartabanten
wartabanten
Rabu, 28 Juni 2023
Nasional

Resmikan Revitalisasi TMII, Presiden Yakini TMII Jadi Ikon Besar Pariwisata Jakarta

wartabanten
wartabanten
Jumat, 1 September 2023
Nasional

Pesan Wakil Presiden Ma’ruf Amin: Generasi Muda dan Kaum Terdidik Indonesia Tidak Menjadi Makelar Bangunan

wartabanten
wartabanten
Jumat, 26 Mei 2023
Nasional

Indonesia Tolak Aksi Kekerasan dan Pembunuhan Terhadap Ismail Haniyeh

wartabanten
wartabanten
Kamis, 1 Agustus 2024
Nasional

Pimpin Pertemuan MIKTA Leaders’ Gathering Ke-1, Presiden Jokowi Ajak Kolaborasi Antarnegara Hadapi Tantangan Global

wartabanten
wartabanten
Sabtu, 9 September 2023
Nasional

Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Konsolidasi Seluruh Pihak Turunkan Angka Stunting

wartabanten
wartabanten
Selasa, 11 Juni 2024
Nasional

Tanam Mangrove Bersama, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Jaga Hutan Mangrove

wartabanten
wartabanten
Senin, 15 Mei 2023
Nasional

Perempuan Golkar Canangkan Gerakan Turun Tangan Untuk Kemenangan Partai Golkar

Warta Banten
Warta Banten
Sabtu, 28 Oktober 2023
Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kode Etik
  • Contact
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?