Wartabanten.comWartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
      • Kabupaten Tangerang
      • Kota Tangerang
      • Tangerang Selatan
  • Indeks Berita
Search
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Reading: Resmikan Injeksi Bauksit Perdana SGAR, Presiden Jokowi: Jejak Dimulainya Industrialisasi di Indonesia
Sign In
Notification Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
  • Indeks Berita
Search
  • Home
  • Nasional
  • Bisnis
  • Banten
    • Cilegon
    • Kabupaten Serang
    • Kota Serang
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang
  • Indeks Berita
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
Wartabanten.com > Resmikan Injeksi Bauksit Perdana SGAR, Presiden Jokowi: Jejak Dimulainya Industrialisasi di Indonesia
Nasional

Resmikan Injeksi Bauksit Perdana SGAR, Presiden Jokowi: Jejak Dimulainya Industrialisasi di Indonesia

wartabanten
Published: Selasa, 24 September 2024
Share
SHARE

Joko Widodo Joko Widodo meresmikan Injeksi Bauksit Perdana Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, pada Selasa, 24 September 2024. Peresmian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengakhiri ekspor bahan mentah dan mempercepat industrialisasi di Tanah Air.

“Inilah perjuangan yang tidak mudah. Saya tahu disini juga sempat terganggu tapi dengan semangat dan visi yang kuat hari ini bisa kita selesaikan. Dan ini merupakan jejak-jejak dimulainya industrialisasi di negara kita Indonesia,” ujar Joko Widodo.

Joko Widodo juga menekankan pentingnya hilirisasi sumber daya alam sebagai kunci bagi Indonesia untuk menjadi negara industri yang mandiri. Joko Widodo menyebut bahwa Indonesia sudah melakukan ekspor bahan mentah sejak zaman VOC, lebih dari 400 tahun yang lalu.

“Negara yang mengimpor bahan-bahan mentah kita semuanya menjadi negara maju. Kita yang memiliki sumber daya alam, ekspor hanya bahan mentah tidak bisa berkembang menjadi negara maju,” ungkap Joko Widodo.

Joko Widodo pun menyoroti ketergantungan negara-negara maju pada bahan mentah Indonesia, yang selama ini menghalangi upaya hilirisasi. Namun, situasi global seperti geopolitik, pandemi COVID-19, dan resesi ekonomi memberi Indonesia peluang untuk mempercepat pembangunan industri dalam negeri.

“Saat kita stop ekspor nikel, Uni Eropa menggugat kita ke WTO, tapi setelah itu tidak ada (komplain lagi). Bauksit kita stop, tembaga kita stop, dan tidak ada yang menggugat karena mereka sibuk dengan masalah yang mereka hadapi,” tambahnya.

Joko Widodo juga menggarisbawahi pentingnya pembangunan smelter ini sebagai langkah strategis untuk menghentikan ekspor bahan mentah dan mulai mengolah sumber daya alam di dalam negeri. Hal tersebut penting agar nilai tambah dari hilirisasi tersebut akan dirasakan sendiri oleh masyarakat dan negara Indonesia.

“Nikel sebelum tahun 2020 hanya mencapai 1,4 hingga 2 miliar USD, tapi setelah kita stop ekspor, tahun lalu nilainya mencapai 34,8 miliar USD. Artinya, hampir 600 triliun rupiah nilai tambah yang kita miliki sendiri,” ucap Joko Widodo.

Joko Widodo mengatakan bahwa saat ini kebutuhan aluminium dalam negeri mencapai 1,2 juta ton, namun 56 persen dari jumlah tersebut masih harus diimpor. Joko Widodo pun berharap dengan beroperasinya smelter ini, Indonesia tidak perlu lagi mengimpor aluminium.

“Setelah ini selesai berproduksi, impor yang 56 persen ini bisa kita stop. Dan kita tidak kehilangan devisa karena dari sini kita harus keluar devisa kira-kira 3,5 billion USD setiap tahunnya,” tutur Joko Widodo.

Joko Widodo turut mengapresiasi ekosistem industri aluminium yang sudah terintegrasi dari hulu hingga hilir. Smelter PT Borneo Alumina Indonesia diketahui akan memproses bahan baku menjadi alumina, yang kemudian akan dikirim ke PT Inalum di Kuala Tanjung untuk diolah lebih lanjut.

“Dan kita harapkan dengan ini investasi sebesar 16 triliun rupiah betul-betul akan memulai babak baru Indonesia sebagai negara industri,” ujar Joko Widodo.

Turut mendampingi Joko Widodo dalam peninjauan ini adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Fahri Hamzah, Pj Gubernur Kalimantan Barat Harisson, Pj Bupati Mempawah Ismail, Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia Hendi Prio Santoso, Direktur Utama PT Borneo Alumina Indonesia Leonard Manurung, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium Ilhamsyah Mahendra, dan Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk Nico Kanter.

(rls/wb)

TAGGED:IndonesiaJoko WidodoJokowiNasionalPemerintahanPresiden Joko WidodoPresiden Jokowi
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kunjungi Pasar Mawar Pontianak, Presiden Jokowi: Harga Baik dan Stabil
Next Article Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen Pemerintah Terhadap Hilirisasi
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terbaru

Pemerintah Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming
Kabupaten Tangerang Tangerang
PRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri
Tangerang Selatan
Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Tangerang Selatan
DPPKB Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Pengendalian Program Bangga Kencana 2026
Kabupaten Tangerang Tangerang
Pilar Tinjau SDN Babakan 01 Tangsel
Tangerang Selatan
Lomba Inovasi TTG ke-14 Tingkat Kota Tangsel 2026, Unpam dan SMAN 1 Tangsel Raih Juara Pertama
Tangerang Selatan
Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu
Nasional
Wabup Intan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Kabupaten Tangerang Tangerang
Sekda Tangsel Bambang Noertjahjo Lepas 357 Atlet untuk POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten 2026
Tangerang Selatan
Pilar: TPAKD Tangsel untuk Perluas Akses Keuangan bagi UMKM, Disabilitas hingga Pekerja Migran
Tangerang Selatan

Rekomendasi

Nasional

Mewakili Presiden, Wapres Melakukan Kunjungan Kerja Ke Papua Nugini

wartabanten
wartabanten
Jumat, 19 September 2025
Nasional

Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Wapres Gibran Tinjau BSU Di Jakarta Selatan

wartabanten
wartabanten
Kamis, 17 Juli 2025
Nasional

Pimpin Pertemuan MIKTA Leaders’ Gathering Ke-1, Presiden Jokowi Ajak Kolaborasi Antarnegara Hadapi Tantangan Global

wartabanten
wartabanten
Sabtu, 9 September 2023
Nasional

Bertemu Pemimpin ASEAN dan AIPA, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Sampaikan Pentingnya Peran AIPA Hadapi Tantangan Multidimensi dan Pesatnya Perkembangan Dunia

wartabanten
wartabanten
Rabu, 9 Oktober 2024
Nasional

Tanam Jagung Bersama Polri, Wapres Tekankan Pentingnya “Kerja Keroyokan” Untuk Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

wartabanten
wartabanten
Rabu, 8 Oktober 2025
Nasional

Diterima Presiden Jokowi, Butet Kartaredjasa Jelaskan Tarian untuk IKN

wartabanten
wartabanten
Kamis, 3 Agustus 2023
Nasional

Presiden Joko Widodo Buka Jakarta Fair 2024

wartabanten
wartabanten
Rabu, 12 Juni 2024
Nasional

GKB-NU Tegaskan Peran Prabowo dalam Diplomasi Board of Peace

Warta Banten
Warta Banten
Selasa, 3 Februari 2026
Nasional

Hari Ketiga di NTT, Presiden Jokowi akan Resmikan Sejumlah Infrastruktur di Kota Kupang

wartabanten
wartabanten
Selasa, 5 Desember 2023
Show More
Wartabanten.comWartabanten.com
Follow US
© 2023 WARTABanten.com. Situs Berita & Informasi Seputar Banten. All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kode Etik
  • Contact
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?