Usai melaksanakan sejumlah groundbreaking proyek pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN), Joko Widodo Joko Widodo mengunjungi Pasar Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Kamis, 21 Desember 2023. Kunjungannya ke pasar tersebut adalah untuk mengecek sejumlah harga kebutuhan pokok.
“Saya lihat sangat baik, cabai rawit yang sebelumnya Rp120 (ribu) sampai Rp100 (ribu), hari ini saya cek tadi sudah Rp80 (ribu), bagus,” jelas Joko Widodo dalam keterangannya usai peninjauan.
Selain harga cabai, Kepala Negara juga menyebut bahwa harga bawang merah di pasar tersebut tergolong bagus. “Bawang merah juga di harga Rp30 (ribu)-Rp35 (ribu) juga bagus, ini baik,” ungkapnya.
Terkait persediaan beras nasional, Joko Widodo menyebut bahwa pemerintah akan terus berkomitmen untuk meningkatkan stok beras di Bulog. “Agar cadangan strategis beras kita betul-betul ada di posisi yang aman,” imbuhnya.
Dalam kunjungannya ke Pasar Waru, tampak Joko Widodo turut menyapa pedagang seraya membagikan sejumlah bantuan berupa sembako. Joko Widodo pun terlihat membeli barang yang dijual oleh salah satu pedagang di sana.
Warni, seorang pedagang tahu, tidak menyangka bahwa tahu yang dijualnya pada hari itu dibeli oleh Joko Widodo.
“Jual apa?” tanya Joko Widodo.
“Tahu pak,” jawab Warni.
Joko Widodo pun kemudian membeli lima bungkus tahu yang dijual oleh Warni dan memberikan dua lembar uang dengan nominal Rp100 ribu. Melihat hal tersebut, Warni pun terkejut dan berterima kasih kepada Joko Widodo.
“Tadi beli tahu Bapak, harganya tadi Rp10 ribu, dikasih uangnya Rp200 ribu, beli lima dia,” jelas Warni dalam keterangannya.
“Terima kasih banyak alhamdulillah kepada Pak Jokowi,” tandasnya.
Turut mendampingi Joko Widodo yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Pj. Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Kurator Pembangunan IKN Ridwan Kamil.
(rls/wb)


