SMK Budi Luhur, Karang Tengah Ciledug, Kota Tangerang, Banten, menggelar Seminar Jellyfish Yomiuri Shimbun Scholarship 2025 pada Rabu, 27 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan memfasilitasi sekaligus memberikan dukungan kepada siswa-siswi yang ingin melanjutkan pendidikan dan memperoleh pengalaman kerja di industri media Jepang.
Seminar diikuti sekitar 30 siswa Program Global Explorers Community SMK Budi Luhur dan perwakilan siswa lainnya. Hadir pula tamu kehormatan dari Jepang, yakni Mr. Watanabe dan Mr. Ishii Kota selaku owner Yomiuri Shimbun Group, serta Ms. Wulan sebagai perwakilan Jellyfish Education Indonesia.
Program Beasiswa Yomiuri Shimbun untuk Siswa SMK Budi Luhur
Kepala SMK Budi Luhur, Joko Waluyo, menjelaskan bahwa seminar ini menjadi langkah awal pemberian program beasiswa Yomiuri Shimbun Scholarship bagi siswa/i Budi Luhur.
“Beasiswa ini ditujukan bagi calon pelajar internasional yang ingin belajar di sekolah bahasa di Jepang, lengkap dengan dukungan finansial dan kesempatan kerja paruh waktu,” ungkap Joko, Jumat (29/8/2025).
Dengan adanya beasiswa tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pendidikan bahasa Jepang, tetapi juga pengalaman kerja nyata di industri media Jepang, khususnya di Yomiuri Shimbun, salah satu surat kabar terbesar di dunia dengan sirkulasi lebih dari 10 juta eksemplar per hari.
Syarat dan Proses Seleksi Beasiswa
Penerima beasiswa akan belajar sekaligus bekerja part-time di kantor Yomiuri Shimbun Tokyo, Kanagawa, dan Chiba selama dua tahun penuh.
Adapun persyaratan untuk mendaftar beasiswa Yomiuri Shimbun, antara lain:
-
Pendaftaran online melalui platform resmi Jellyfish Education Indonesia.
-
Telah menempuh pembelajaran bahasa Jepang minimal ±150 jam atau setara dengan JLPT N5.
-
Mengikuti interview online bersama Jellyfish Education Indonesia.
-
Interview lanjutan dengan pihak Yomiuri Shimbun Jepang yang hadir langsung di Indonesia.
“Bagi peserta seminar, ini adalah peluang besar untuk mendapatkan pembelajaran bahasa, budaya kerja, serta kesempatan berkarier di Jepang,” tambah Joko.
Kesempatan Emas untuk Karier Internasional
Ms. Nuzila, alumni SMK Budi Luhur yang pernah mengikuti program magang, menekankan bahwa kesempatan besar tidak datang begitu saja, melainkan harus dipersiapkan dengan baik.
Sementara itu, Hilal Anargya Prasetyo (Argy), siswa kelas XI Broadcast SMK Budi Luhur yang juga menjadi peserta seminar, menilai program ini sebagai gerbang emas menuju pengalaman belajar dan bekerja di Jepang.
“Seminar dan program beasiswa Yomiuri Shimbun Scholarship bisa menjadi akses terbaik bagi kita yang ingin menimba ilmu sekaligus bekerja di luar negeri, khususnya Jepang,” ujarnya.
Dengan adanya program beasiswa ini, SMK Budi Luhur semakin menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan siswa-siswinya menghadapi dunia global, terutama di bidang media dan komunikasi internasional.


