Kenapa Pemerintah Melarang Jual Buku LKS, Ini Kata Kepala Sekolah SMPN 3 Cikupa

sopiyan, 03 Feb 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

TANGERANG - meski sudah dilarang,beberapa sekolah SMP negri dikabupaten tangerang masih saja menjual lembar kerja siswa ( LKS ) kepada siswanya.

Larangan sekolah menjual LKS pada siswa yang diatur dalam Pasal 181 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 yang menjelaskan, penyelenggara dan tenaga pendidik, baik perorangan maupun gabungan yang menjual buku pelajaran, bahan pelajaran, bahan pelajaran, serta pakaian seragam di satuan pendidikan.

Peraturan tersebut juga diterbitkan dalam Permendikbud Nomor 8 Tahun 2016 tentang buku yang digunakan oleh satuan pendidikan.

Mamat Rohimat, kepala sekolah SMPN 3 Cikupa saat menerima di ruangan menerima LKS. "Ya benar! Kita menjual buku LKS melalui koperasi sekolah, lalu Kenapa pemerintah membelinya?" tuturnya kepada wartawan.

Menurutnya, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang juga tidak mempersoalkan hal tersebut."Penjualan LKS telah berjalan tanpa masalah dan kini tidak ada masalah dari Dinas Pendidikan," tambahnya.

Seorang siswa di sekolah tersebut menyetujui pembelian buku LKS melalui koperasi sekolah. '' Kami belinya LKS di koperasi dan diketahui oleh kepala sekolah, "ungkap siswa yang disebut enggan disebut ini.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tangerang telah menerbitkan edaran terkait pelarangan sekolah untuk pembohong pungutan yang mengatasnamakan lembaga pengelola sekolah.

Sopiyan

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu