Pembangunan Infrastruktur Desa Tegal Longok Dari Dana Desa Tahun 2017 Diduga Mark-Up Anggaran

INDONESIASATU.CO.ID:

Pandeglang, Banten, - Program Pemerintah Pusat, Propinsi hingga Kabupaten dalam upaya peningkatan pembangunan infrastruktur desa sangat diharapkan dapat berjalan optimal sesuai harapan pemerintah untuk selanjutnya dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.

Namun harapan tinggal harapan, ternyata pembinaan dan pengawasan pemerintah terhadap realisasi program di perdesaan seakan diabaikan oleh oknum aparatur desa yang tidak bertanggung jawab.

Kepada indonesiasatu.co.id Selasa (4/12), Ketua Lembaga Pengawasan Keadilan dan Kebijakan Pemerintah (LPKPK) Kabupaten Pandeglang, Ade Dewa mengaku lembaganya mencium aroma tidak sedap pada pembangunan infrastruktur Desa Tegal Longok Kecamatan Koroncong Kabupaten Pandeglang.

Pasalnya menurut Ade, dari hasil investiagasi lembaganya ditemukan dugaan penyimpangan anggaran dalam pembangunan embung yang didanai dari Dana Desa (DD), diduga terjadi Mark-Up.

"Kades Tegalongok Berinisial 'SN', diduga melakukan Mark-up anggaran dalam pekerjaan pembangunan embung Tahun Anggaran 2017. Hal itu terlihat dari hasil pekerjaan yang terkesan asal-asalan", Ujar Ade seraya menambahkan, dugaan penyimpangan pembangunan infrastruktur Desa Tegal Longok dari Anggaran Dana Desa juga terjadi pada pembangunan Taman Pintar.

"Pembangunan Taman Pintar juga diduga terjadi penyimpangan anggaran. Karena struktur kontruksi bangunan yang semestinya penggunaan atap dipasang rangka baja ini malah menggunakan kayu kelapa. Dan untuk genteng pun bangunan tersebut seharusnya gunakan genteng metal tapi ini malah asbes", tambahnya.

Menyikapi dugaan Mark-Up anggaran Dana Desa Tegal Longok, sebagai Lembag Kontrol Sosial dirinya berharap pihak penegak hukum baik kepolisian maupun kejaksaan cepat tanggap dan segera turun ke lokasi guna penyelidikan, karena apa yang dilakukan 'SN', ditenggarai telah merugikan uang negara.

Namun disesalkan Kepala Desa Tegal Longok Kecamatan Koroncong, 'SN', ketika dikonfirmasi indonesiasatu.co.id, melalui telphon selularnya. Yang bersangkutan tidak dapat dihubungi. (dhank)

  • Whatsapp

Index Berita