Mobil Mewah Bupati Dan Jalan Batang Pohon Pinang

INDONESIASATU.CO.ID:

Pandeglang, Banten,- Sungguh ironis Pemerintah Kabupaten Pandeglang menggelontorkan uang rakyat sebesar Rp 1,9 Miliar, untuk sebuah mobil jenis Toyota Land Cruiser Prado sebagai Kendaraan Dinas (Randis), fasilitas penunjang kinerja Bupati Pandeglang, Hj Irna Narulita SE MM.

Randis Bupati itu pun kini viral di media sosial. Beragam komentar dan tanggapan dilontarkan netizen. Tidak sedikit netizen mencela bahkan mencemooh para petinggi Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Celaan netizen bukan tidak beralasan, karena faktanya sebagian masyarakat pandeglang khususnya yang berada di wilayah selatan masih belum maksimal merasakan hasil dari program percepatan pembangunan nasional dan daerah terutama pembangunan ekonomi dan infrastruktur jalan.

Dari pantauan indonesiasatu.co.id, masih banyak masyarakat pandeglang yang tinggal dipelosok-pelosok desa hidup dibawah garis kemiskinan. Hal yang paling mendasar penopang peningkatan ekonomi masyarakat adalah sarana transportasi seperti jalan. Sementara masih banyak jalan -jalan poros desa yang rusak parah dan memprihatinkan. Fenomena itu tak akan pernah luput dari pandangan siapa saja yang datang dan berkunjung ke desa terpencil di wilayah Kecamatan Cibaliung dan Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten.

Hal yang unik diperlihatkan warga Desa Curug Kecamatan Cibaliung, dimana mereka (warga), bergotong-royong membangun jalan menggunakan alas batang pohon pinang, agar mudah dilalui kendaraan roda dua. Karena menurut keterangan warga jalan poros desa tersebut tidak akan bisa dilalui jika sudah musim hujan tiba. Selain jalanan becek dan licin dengan dipenuhi lumpur tebal, jalan itu pun begitu terjal dan bergelombang dipenuhi lubang-lubang, sehingga sulit untuk ditapaki roda kendaraan.

Kepala Desa Curug Kecamatan Cibaliiung, Sudirman saat dikonfirmasi indonesiasatu.co.id melalui pesan WhatApps, Rabu (13/03/2019) menyatakan, jalan yang tengah dibangun warganya menggunakan alas batang pohon pinang adalah ruas jalan bestatus jalan kabupaten yang menghubungkan antara Desa Curug Kecamatan Cibaliung dan Desa Parung Kokosan Kecamatan Cikeusik.

"Kenapa warga menaruh batang pohon pinang diatas jalan tersebut agar bisa dilalui motor, terlebih jika musim hujan, anak-anak dari Kampung Cisuren harus rela menempuh sekira 4000 Meter berjalan kaki menuju sekolah mereka yang berlokasi di Kampung Sorongan", ujar Sudirman

Dikatakan Sudirman, sebagian jalan di desanya ada yang sudah tersentuh pembangunan dari anggaran pemerintah. Namun masih ada juga jalan yang belum mendapat anggaran pemerintah.

"Untuk Desa Curug jalan yang belum dibangun diperkirakan sepanjang 2.650 Meter. Sedangkan untuk Desa Sorongan yakni sepanjang 1.045 Meter yang belum dibangun", seraya menambahkan, untuk Desa Parung Kokosan Kecamatan Cikeusik jalan yang belum terbangun dan dalam kondisi rusak parah, itu ada sekitar kurang lebih 3.500 Meter.

Kepada indonesiasatu.co.id Sudirman selaku seorang Kepala Desa mewakili masyarakat Desa Curug berharap Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Propinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang, dapat merealisasikan program pembangunan infrastruktur jalan yang sudah rusak parah didesanya.

"Saya selaku Kepala Desa mewakili Masyarakat Desa Curug khususnya dan umumnya masyarakat selatan berharap kiranya Pemerintah baik pusat maupun propinsi dan Kabupaten melalui dinas atau instansi terkait dapat segera mengucurkan anggaran untuk pembangunan jalan rusak tersebut. Karena jalan merupakan faktor utama dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat", pungkas Sudirman (dhank)

  • Whatsapp

Index Berita