Kebiri Bantuan KIP Rp100 Ribu, Uang Dikembalikan Usai Inspektorat Tindaklanjuti

samsir, 28 Mar 2019,
Share w.App T.Me

JENEPONTO,- Akhirnya oknum Guru di sekolah SDN 16 Tamanroya, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto. Melakukan pengembalian uang Rp.100 ribu, terhadap se jumlah orang tua murid di ruang kelas 6 (enam), Kamis (28/3/2019).

Diketahui, Sebelumnya sekolah SDN 16 Tamanroya, melakukan pemotongan uang senilai Rp.100 ribu persiswa bagi penerima bantuan program siswa miskin pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Atas informasi itu. Badan lembaga pemeriksa mitra pemerintah (Inspektorat) Kabupaten Jeneponto menindaklanjuti adanya issu tersebut.

Empat orang Tim Inspektorat Kabupaten Jeneponto yang dipimpin langsung oleh katua Tim Inspektorat, Khaeruddin bersama Syamsuddin Sijaya selaku tim Koordinator didampingi, A. Basse Erni dan Hj. Herlina, merespon berita yang dilansir oleh salah satu media sesaat lalu.

Ketua tim Inspektorat, Khaeruddin mengatakan kunjungannya ke SDN 16 Tamanroya atas perintah langsung dari Kepala Inspektorat, Yusuf Fakihi, Msi akrab dipanggil kr Jarre.

Khaeruddin mengaku bahwa benar terjadi pemotongan bantuan program KIP di sekolah SDN 16 Tamanroya yang diduga dilakukan oleh oknum guru terhadap orang tua murid. Sehingga tim datang untuk membicarakan hal itu.

"Jadi hari ini, kita undang semua orang tua siswa, meskipun masih ada beberapa yang tidak hadir tapi kita janji akan menyelesaikan semua. Hari ini juga kita akan selesaikan agar uang itu dikembalikan. Dan itu kita sudah lakukan pengembalian yang disaksikan oleh orang tuanya masing-masing," katanya.

Lanjut Khaeruddin terdapat beberapa orang tua murid yang mengaku uangnya dipotong seratus ribu rupiah dan itu sudah dikembalikan. Bantuan program KIP tersebut, sebesar Rp.450.000 ribu persiswa, tapi yang diterima orang tua siswa hanya Rp.350.000 ribu.

Menurut dia, bantuan program penerima KIP bagi siswa tidak ada pemotongan sedikit pun. Bantuan ini murni program  pemerintah, jadi tidak ada pemotongan lain - lain.

"Kami berharap semoga hal ini tidak dilakukan lagi kedepannya dan bisa menjadi pembelajaran bagi sekolah - sekolah lain utamanya bagi guru - guru," harap Kharuddin.


Editor : Samsir
PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu