Dugaan Ekploitasi Anak, Bikin Geram Dewan Pendidikan Pandeglang

INDONESIASATU.CO.ID:

 

Pandeglang,Banten,- Dugaan ekploitasi anak didik siswa salah satu Sekolah Dasar di Wilayah Kecamatan Cibitung yang dipekerjakan pada bangunan gedung MCK dan telah viral di Media Sosial (Medsos), membuat geram Komite Dewan Pendidikan Kabupaten Pandeglang. 

Kepada indonesiasatu.co.id Dewan Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Eka Supriatna, Rabu (14/11) menyesalkan atas peristiwa tersebut. Menurutnya beredarnya ekploitasi anak siswa SD di media sosial, dapat merusak citra dunia pendidikan negeri ini.

"Saya melihat fhoto atau gambar yang diambil salah satu Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), dimana ada adegan tiga orang siswa SD sedang mengerjakan pengecatan. Dalam gambar ada dua dua orang siswa di atas tangga dan satu siswanya tengah memegang tangga dibawah, bikin miris untuk dipertontonkan", ujar Eka penuh nada emosi

Dikatakan Eka, permasalahan tersebut harus segera diselesaikan. Karena siswa datang ke sekolah bukan untuk jadi kuli bangunan, akan tetapi mereka datang ke sekolah untuk menerima pendidikan dari seorang pendidik. 

"Saya selaku Dewan Pendidikan Kabupaten Pandeglang menyesalkan atas peristiwa yang terjadi. Menjadikan murid sebagai kuli bangunan ini sudah masuk pada ranah exsploitasi anak. Apapun dalihnya anak tidak boleh dipekerjakan untuk pekerjaan seperti itu. Saya mendesak Kepala Dinas Pendidikan Pandeglang harus segera memanggil Kepala Sekolah SDN yang bersangkutan", tegasnya seraya menambahkan, semestinya pekerjaan bangunan itu diselesaikan dan dilakukan oleh pengembang atau rekanan penerima kontrak proyek tersebut.

Sementara hingga berita ini diturunkan Kepala Bidang (Kabid) Sarpras Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang ketika dihubungi via telphon selularnya tidak ada tanggapan. (Gus/dhank)

  • Whatsapp

Index Berita